Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru memastikan pasokan hewan kurban untuk Idul Adha 1446 Hijriah dalam posisi aman. Berdasarkan pendataan terbaru hingga April 2026, jumlah sapi yang tersedia mencapai 3.514 ekor, meningkat signifikan dibandingkan ketersediaan tahun lalu yang hanya berjumlah 810 ekor.
Lonjakan ketersediaan ini diikuti dengan langkah antisipasi berupa pemeriksaan fisik dan kesehatan hewan secara menyeluruh. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Maisisco menyatakan bahwa tim teknis telah diterjunkan ke titik-titik penampungan untuk menjamin kelayakan konsumsi masyarakat.
“Tim kami sudah bergerak di lapangan untuk memantau langsung ketersediaan sekaligus melakukan pengawasan di lokasi pemeliharaan dan penjualan,” ujar Maisisco di Pekanbaru, Rabu (29/4/2026).
Pusat ketersediaan sapi kurban tahun ini terkonsentrasi di Kecamatan Tenayan Raya dengan jumlah mencapai 1.159 ekor. Secara keseluruhan, pemantauan kesehatan dilakukan secara intensif di 10 kecamatan yang menjadi titik sentral peternakan dan perdagangan sapi.
Petugas di lapangan fokus memeriksa kondisi klinis hewan guna memastikan tidak ada gejala penyakit menular. Langkah ini diambil untuk memberikan rasa aman bagi warga yang akan melaksanakan ibadah kurban di tengah meningkatnya permintaan pasar tahun ini.
Data Ketersediaan Sapi Kurban Pekanbaru 2026 menunjukkan total ketersediaan mencapai 3.514 ekor. Wilayah dengan konsentrasi tertinggi adalah Kecamatan Tenayan Raya, dengan jumlah sapi kurban mencapai 1.159 ekor. Pemeriksaan fisik sedang berjalan di seluruh titik penjualan untuk memastikan status kesehatan hewan tersebut.
Dengan adanya langkah-langkah pengawasan dan pemeriksaan yang intensif, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru memastikan bahwa masyarakat dapat melaksanakan ibadah kurban dengan aman dan nyaman. Hal ini juga diharapkan dapat memberikan kepercayaan kepada masyarakat dalam memperoleh hewan kurban yang sehat dan layak konsumsi.