Satu ekor sapi jenis simental dengan bobot mencapai 907 kilogram telah ditetapkan sebagai hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk wilayah Kota Pekanbaru pada Idul Adha 1446 H. Otoritas terkait tengah mematangkan rencana distribusi hewan tersebut agar menyasar masyarakat di kawasan pinggiran kota yang minim akses hewan kurban.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Pekanbaru, Maisisco, mengungkapkan bahwa pemilihan sapi berwarna cokelat kemerahan ini dilakukan melalui proses seleksi ketat. Dari tiga kandidat sapi terbaik yang tersedia, sapi simental ini terpilih karena memiliki keunggulan bobot dan kualitas fisik yang paling optimal setelah menjalani masa pemeliharaan intensif selama enam bulan di kandang.
Maisisco menyatakan, “Kami telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi peternakan di Kecamatan Rumbai bersama Tim Dinas Peternakan Provinsi Riau. Berdasarkan pemeriksaan klinis menyeluruh, hewan tersebut dinyatakan dalam kondisi sangat sehat dan layak untuk dikurbankan.”
Terkait titik penyaluran, Maisisco menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Penjabat Wali Kota Pekanbaru untuk menentukan lokasi yang paling membutuhkan. Fokus utama penyaluran kurban kepresidenan tahun ini adalah wilayah marginal atau daerah di pinggiran kota yang jumlah pemotongan hewan kurbannya masih rendah.
Sapi tersebut tetap berada dalam pengawasan tim medis dokter hewan guna memastikan kebugarannya sebelum hari penyembelihan. Pemerintah kota kini tinggal menunggu keputusan final mengenai titik lokasi spesifik pemotongan untuk segera memproses mobilisasi hewan kurban raksasa tersebut ke tengah masyarakat.