Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Pekanbaru menangani kasus tidak biasa ketika seorang pria berusia sekitar 30 tahun meminta bantuan karena cincin yang terpasang di area vitalnya tidak dapat dilepaskan. Kasus ini merupakan pengalaman pertama bagi pihak Damkar Pekanbaru dalam menangani kejadian serupa. Laporan awal diterima dari Rumah Sakit Madani Pekanbaru setelah pasien datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan kondisi cincin yang sudah menjepit dan menyebabkan pembengkakan.

Komandan Regu Rescue Damkar Pekanbaru, Robi Setiawan, menyatakan bahwa tim Damkar sempat dalam tugas evakuasi satwa liar di rumah warga saat menerima laporan tersebut. Setelah selesai dengan tugas tersebut, tim langsung menuju rumah sakit di Jalan Garuda Sakti. Di lokasi, petugas menemukan pasien dengan pembengkakan dan perubahan warna pada area yang terjepit cincin. Proses pelepasan dilakukan dengan hati-hati bersama tenaga medis dan menggunakan alat pemotong khusus.

Proses pelepasan cincin di area vital pria tersebut berhasil dilakukan dengan aman dalam waktu sekitar 10 menit. Robi mengungkapkan bahwa ini merupakan kali pertama Damkar Pekanbaru menangani kasus semacam itu, sehingga diperlukan penyesuaian dalam penanganan di lapangan. Kerja sama dengan pihak rumah sakit memastikan proses berjalan lancar.

Dari keterangan awal, korban tidak dapat melepaskan cincin setelah mencoba sendiri sehari sebelumnya. Kondisi tersebut memburuk hingga akhirnya korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Meski tergolong kasus tidak biasa, Damkar tetap siap merespons berbagai jenis keadaan darurat yang membutuhkan bantuan penyelamatan, baik pada manusia maupun situasi lainnya.