Pekanbaru: Serantau Media – Pemerintah Provinsi Riau melakukan penataan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD Riau sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola birokrasi dan meningkatkan kinerja organisasi.
Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi, mengatakan mutasi pegawai dilakukan untuk menghadirkan semangat baru sekaligus memperkuat pelayanan di lingkungan Sekretariat DPRD Riau. “Pegawai yang masuk diminta segera belajar dan beradaptasi agar menjadi energi baru dalam mendukung pelayanan, khususnya kepada kedewanan di DPRD Riau,” kata Syahrial di Pekanbaru, Senin.
Menurutnya, mutasi bukan sekadar perpindahan tugas administratif, tetapi bagian dari strategi pembenahan internal agar roda organisasi berjalan lebih efektif, profesional, dan terarah. Ia menegaskan langkah tersebut juga bertujuan mencegah persoalan lama terulang kembali.
“Tujuan mutasi ini agar kesalahan tidak berulang. Seluruh ASN harus memahami tanggung jawabnya dan bekerja lebih baik demi mencapai tujuan organisasi,” ujarnya.
Syahrial juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin, integritas, dan tanggung jawab individu maupun kolektif di lingkungan pemerintahan. Dalam proses penataan tersebut, jumlah pegawai yang dimutasi keluar dari Sekretariat DPRD Riau tercatat sebanyak 307 orang dan jumlah pegawai masuk juga mencapai 307 orang.
Namun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap agar proses administrasi dan adaptasi pegawai berjalan lebih tertib. “Realisasi hari ini baru 132 orang yang dihadirkan karena prosesnya dilakukan bertahap dan mereka sudah bisa langsung mulai bekerja,” katanya.
Ia meminta seluruh ASN yang terdampak mutasi tidak khawatir terhadap perubahan penugasan karena mutasi merupakan bagian dari dinamika birokrasi. Syahrial juga mengajak seluruh pegawai tetap bekerja maksimal, menjaga integritas, dan terus optimistis dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Bekerjalah dengan baik, mudah-mudahan akan mendapatkan hasil yang baik pula,” ujarnya. (MCR/red)