Pemerintah Kota Pekanbaru bersama PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau memperketat pengawasan instalasi listrik di pemukiman padat penduduk. Langkah ini diambil sebagai upaya menekan angka kebakaran akibat arus pendek yang kerap melanda wilayah yang sulit dijangkau armada pemadam. Kerja sama tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi teknis di Pekanbaru, Selasa (28/4/2026).
Fokus utama kolaborasi ini adalah melakukan mitigasi risiko di wilayah rentan dan rumah masyarakat kurang mampu guna memastikan standar keamanan instalasi terpenuhi. General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Didik Wicaksono menjelaskan bahwa penguatan sinergi dengan pemerintah daerah merupakan langkah krusial dalam menciptakan sistem pencegahan yang lebih responsif. Menurut dia, pemeliharaan jaringan secara berkala dan edukasi kepada warga menjadi prioritas perusahaan untuk meminimalkan potensi gangguan yang memicu percikan api.
“Kami terus melakukan langkah preventif dan mengimbau warga agar menggunakan instalasi yang sesuai standar. Hal ini penting untuk meminimalisir risiko korsleting,” ujar Didik. Selain inspeksi, kedua pihak menyepakati percepatan prosedur pemutusan arus listrik saat terjadi kebakaran. Koordinasi teknis di lapangan akan ditingkatkan agar personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) dapat bekerja dengan aman dan cepat tanpa terkendala aliran listrik yang masih aktif di lokasi kejadian.
Plh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemko Pekanbaru Zulhelmi Arifin menyebutkan, pemetaan wilayah sulit akses menjadi dasar pelaksanaan program ini. “Kami fokus pada kawasan padat dan masyarakat kurang mampu melalui program inspeksi bersama. Harapannya, potensi kebakaran bisa ditekan sejak dini,” katanya. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Masykur Tarmizi serta Asisten I Zarman Candra.
Menyambut Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru pada Juni mendatang, PLN juga menyiapkan skema keandalan pasokan listrik di berbagai titik perayaan. Perusahaan pelat merah tersebut berencana memberikan program promo tambah daya yang menyasar rumah ibadah, fasilitas pendidikan, hingga hunian pribadi sebagai bagian dari dukungan perayaan kota. (Bil)