Pemerintah Kabupaten Kampar, Riau, menargetkan proyek pembangunan gorong-gorong kotak (box culvert) serta peningkatan kualitas jalan penghubung Kecamatan Kampar Kiri dan Kampar Kiri Hulu berjalan pada tahun 2026. Kepastian ini menjadi bagian dari program prioritas daerah untuk membuka keterisolasian dan memperlancar akses publik.

Rencana penataan infrastruktur tersebut menyusul hasil inspeksi lapangan yang dilakukan jajaran pemerintah daerah ke jalur logistik utama masyarakat setempat pada Jumat (22/5/2026). Jalur ini dinilai vital karena menjadi urat nadi sektor pendidikan, mobilitas harian, hingga perputaran ekonomi antarwilayah.

Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyatakan, pembenahan struktur penghubung antarwilayah wajib menjadi prioritas bersama. Langkah awal ini diambil guna menjamin kelayakan fasilitas publik sebelum pekerjaan fisik dimulai secara menyeluruh.

Menurut Ahmad Yuzar, jaminan keamanan dan kelayakan fungsi struktur jalan sangat memengaruhi produktivitas warga. Kondisi akses yang mantap diyakini mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya bagi masyarakat di kedua kecamatan tersebut.

Secara teknis, hasil pemantauan di lapangan kini sedang dirumuskan untuk menentukan skala prioritas penganggaran. Penjabat Sekretaris Daerah Kampar Ardi Mardiansyah menjelaskan bahwa data teknis yang dihimpun dari lokasi akan langsung masuk dalam tahap evaluasi.

Proses evaluasi ini penting sebagai dasar bagi pemerintah daerah untuk mempercepat realisasi proyek. Pemerintah Kabupaten Kampar mengklaim upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerataan pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan pedalaman.