Pada hari Jumat, 20 Agustus 2021, seorang petani di desa Tani Makmur, Kecamatan Sejahtera, mengalami kerugian akibat serangan hama wereng pada lahan padi miliknya. Petani tersebut, yang bernama Budi, mengungkapkan bahwa serangan hama wereng telah merusak sebagian besar tanaman padinya.

“Kami sedang menghadapi masalah serius dengan serangan hama wereng ini. Tanaman padi kami mulai layu dan menguning akibat serangan hama tersebut,” ujar Budi saat diwawancarai oleh awak media.

Serangan hama wereng ini diketahui mulai terjadi sejak dua minggu yang lalu. Budi mengatakan bahwa upaya-upaya yang dilakukan untuk mengatasi serangan hama wereng tersebut belum membuahkan hasil.

“Kami sudah mencoba berbagai cara untuk mengatasi serangan hama wereng ini, namun belum ada hasil yang memuaskan. Kami sangat berharap ada bantuan dari pihak terkait untuk mengatasi masalah ini,” tambah Budi.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian setempat, Siti, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan survei dan penelitian lebih lanjut untuk menemukan solusi yang tepat dalam mengatasi serangan hama wereng ini.

“Kami akan segera melakukan penelitian lebih lanjut untuk menemukan solusi yang efektif dalam mengatasi serangan hama wereng ini. Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada petani yang terkena dampak,” kata Siti.

Hama wereng sendiri dikenal sebagai salah satu hama yang dapat merusak tanaman padi dengan cepat. Serangan hama wereng biasanya terjadi pada musim panen dan dapat menyebabkan kerugian yang besar bagi para petani.

Diharapkan dengan adanya perhatian dan bantuan dari pihak terkait, petani di desa Tani Makmur dapat segera mengatasi masalah serangan hama wereng ini dan mendapatkan hasil panen yang optimal.