Alun-Alun di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, Kampar, mengalami perubahan total menjadi pusat kuliner dan ekonomi kreatif setelah intervensi program pengembangan UMKM dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Menurut Pariana (50), selaku Ketua Kelompok UMKM Alun – Alun Tanjung Sawit, sebelumnya pelaku UMKM di Alun-Alun Tanjung Sawit mengalami kendala klasik seperti penurunan jumlah pengunjung saat musim hujan karena area berjualan yang tidak nyaman.

PHR memberikan dukungan berupa pengadaan 15 booth UMKM yang layak dan program penguatan kapasitas bagi anggota kelompok UMKM. Namun, menurut Pariana, bantuan fisik hanyalah awal dari perjuangan sesungguhnya. Ketika awal program, Pariana harus menghadapi kebiasaan anggota yang sulit beradaptasi dengan standar kebersihan dan higienitas yang baru diterapkan.

Melalui pendekatan persuasif, bimbingan, dan pelatihan higienitas dan sanitasi makanan dari PHR, Pariana berhasil meyakinkan anggotanya untuk beradaptasi dan berinovasi pada produk mereka. Hasilnya, pendapatan para pedagang meningkat signifikan setelah implementasi program, dengan omzet rata-rata mencapai Rp4 juta hingga Rp5 juta per bulan.

Manager Community Involvement & Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, menyatakan bahwa transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit adalah bukti bahwa dukungan yang terarah dan semangat perubahan dari warga setempat mampu menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Sinergi antara masyarakat, Pemerintah Desa, dan PHR juga membawa dampak positif yang luas, seperti penobatan Desa Tanjung Sawit sebagai Desa Terbaik Provinsi Riau Tahun 2025 oleh Gubernur Riau melalui SK Gubernur Riau Nomor: Kpts 597/V/2025.