PT PLN (Persero) melalui UP2B Sumatera Bagian Tengah akan segera menyalurkan bantuan program Electrifying Agriculture sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Perikanan untuk Masyarakat Mandiri dan Sejahtera” di Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman.
Program ini ditujukan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Air Tawar Sepakat yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam usaha budidaya ikan.
Para pembudidaya selama bertahun-tahun mengandalkan cara konvensional dengan sarana terbatas dan biaya operasional tinggi, yang menyebabkan produktivitas belum optimal dan tantangan dalam menjaga kualitas hasil panen.
Bantuan yang akan disalurkan oleh PLN Peduli tidak hanya berupa sarana penunjang budidaya, tetapi juga terintegrasi dengan pemanfaatan energi listrik sebagai penggerak utama aktivitas produksi.
Melalui program Electrifying Agriculture ini, diharapkan terjadi perubahan positif bagi kelompok pembudidaya dalam meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat proses budidaya, serta menjaga kualitas hasil ikan secara lebih konsisten.
Dukungan listrik yang optimal akan memungkinkan aktivitas seperti sirkulasi air, aerasi, hingga pengolahan hasil dapat dilakukan lebih efektif, membuka peluang peningkatan pendapatan bagi anggota kelompok.
General Manager PLN UIP3B Sumatera, Amiruddin, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam menjadikan listrik sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Bagi Kelompok Sepakat, program ini bukan sekadar bantuan, melainkan awal dari transformasi menuju sistem budidaya yang lebih modern dan efisien.
PLN UIP3B Sumatera ingin memastikan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan energi listrik untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Electrifying Agriculture di Padang Pariaman diharapkan dapat menjadi contoh bagaimana energi listrik dapat menjadi katalisator perubahan menuju kemandirian ekonomi dan kesejahteraan berkelanjutan.