Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) telah memfasilitasi penyaluran dana Program Peremajaan Perkebunan Kelapa Sawit (PPKS) untuk lahan seluas 16.021 hektare di Provinsi Riau hingga Mei 2026. Capaian ini menjadi bukti komitmen BRK Syariah dalam mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani sawit melalui program peremajaan kebun rakyat.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tiga pihak Tahap IV Tahun 2026 dilakukan di Hotel Grand Melia Jakarta pada Rabu (11/6/2026) oleh Kementerian Keuangan, Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), BRK Syariah, dan lembaga pekebun sebagai penerima manfaat program.

Koperasi Unit Desa (KUD) Tunas Baru dari Bagan Sinembah Kabupaten Rokan Hilir resmi bergabung sebagai mitra pelaksana program pada tahap IV ini. Penandatanganan PKS tersebut menjadi dasar penyaluran dana bantuan pemerintah kepada petani yang melakukan peremajaan kebun sawit.

BRK Syariah telah menyalurkan pembiayaan Agribisnis Replanting sebesar Rp279 miliar hingga Mei 2026, tersebar di berbagai kabupaten di Provinsi Riau. Bank ini tidak hanya sebagai bank penyalur dana, tetapi juga sebagai mitra strategis yang mendampingi petani dalam menjaga keberlanjutan usaha perkebunan pasca-replanting.

Normansyah Hidayat Syahruddin, Direktur Penghimpunan Dana Ditjen Perbendaharaan, menegaskan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana program peremajaan sawit. Dia menekankan bahwa dana PPKS harus digunakan sesuai peruntukan agar manfaatnya langsung dirasakan petani dan produktivitas kebun meningkat.

Implementasi program B50 diyakini akan membuka peluang pasar yang semakin besar bagi hasil produksi sawit nasional. Program B50 bertujuan meningkatkan campuran biodiesel berbasis sawit dalam bahan bakar solar menjadi 50 persen, membuka pasar domestik yang besar bagi hasil kebun sawit.

Vera Virgianti, Kepala Bidang Produksi Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, mengajak lembaga pekebun memanfaatkan program peremajaan sawit yang disiapkan pemerintah. Dia berharap lembaga pekebun segera mengambil kesempatan untuk bermitra dengan BRK Syariah dalam menyukseskan program peremajaan sawit.

BRK Syariah, melalui Pemimpin Divisi Mikro Kecil dan Menengah Bobby Ferdian, berkomitmen untuk terus meningkatkan dukungan terhadap sektor perkebunan rakyat melalui penyaluran dana dan pembiayaan lanjutan. Bank ini optimistis dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan produktivitas perkebunan rakyat, memperkuat ekonomi daerah, dan mendorong kesejahteraan petani di Provinsi Riau.