Pencarian korban yang masih tertimbun longsor di Desa Cihanjuang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. “Kami terus berupaya untuk menemukan korban yang masih tertimbun longsor dengan melakukan pencarian secara intensif,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Agus Hendra.

Pencarian korban dilakukan setelah terjadi longsor pada Senin malam, 9 November 2021, yang mengakibatkan beberapa rumah warga tertimbun material longsor. “Kejadian longsor ini sangat mengagetkan, dan kami langsung bergerak cepat untuk melakukan pencarian korban yang masih tertimbun,” ujar Agus.

Hingga saat ini, tim SAR gabungan sudah berhasil mengevakuasi beberapa korban yang selamat dari reruntuhan longsor. “Alhamdulillah, kami berhasil mengevakuasi beberapa korban yang selamat dan segera memberikan pertolongan medis kepada mereka,” ungkap Agus.

Namun, masih terdapat beberapa korban yang belum ditemukan dan masih tertimbun di dalam reruntuhan longsor. “Kami terus berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan korban yang masih tertimbun, meskipun kondisi cuaca dan medan yang sulit menjadi kendala bagi kami,” jelas Agus.

Pemerintah Kabupaten Sumedang juga telah menyiapkan posko pengungsian untuk para korban yang mengungsi akibat bencana longsor ini. “Kami telah mendirikan posko pengungsian dan menyediakan kebutuhan dasar bagi para korban yang mengungsi, seperti makanan, pakaian, dan tempat berteduh,” kata Agus.

Sementara itu, Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansyah, mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan. “Kami mengimbau kepada masyarakat sekitar untuk tetap waspada dan siaga terhadap potensi longsor susulan yang dapat terjadi setelah kejadian ini,” ujar Deden.

Hingga berita ini ditulis, proses pencarian dan evakuasi korban longsor di Desa Cihanjuang, Kabupaten Sumedang, masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. “Kami akan terus melakukan pencarian dan evakuasi korban dengan semangat dan kesigapan yang tinggi,” tutup Agus.