Sebuah kebakaran hebat melanda sebuah pabrik tekstil di kawasan industri Jakarta Barat pada hari Selasa pukul 14.00 WIB. Api yang membakar pabrik tersebut diketahui telah berhasil dipadamkan setelah tim pemadam kebakaran berjuang selama 6 jam.
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, mengkonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran pabrik tekstil di Jakarta Barat,” ujar Agus kepada wartawan.
Pabrik tekstil tersebut diduga terbakar akibat korsleting listrik. Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib.
Puluhan petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membesar akibat bahan-bahan mudah terbakar di dalam pabrik tersebut. Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan 10 unit mobil pemadam kebakaran.
Warga sekitar pabrik turut membantu petugas pemadam kebakaran dengan memberikan informasi terkait sumber air yang dapat digunakan untuk memadamkan api. Hal ini mempercepat proses pemadaman yang dilakukan oleh petugas.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, Sigit Widodo, mengatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendinginan di lokasi kebakaran untuk mencegah kemungkinan adanya titik api yang tersisa. “Kami masih terus melakukan pendinginan agar tidak terjadi kebakaran susulan,” ujarnya.
Pemilik pabrik tekstil tersebut, Budi Santoso, mengaku sangat terpukul dengan kejadian tersebut. “Kami akan segera melakukan evaluasi terkait sistem keamanan di pabrik kami agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ucap Budi.
Masyarakat sekitar pabrik juga mengungkapkan keprihatinan mereka terhadap kejadian tersebut. Mereka berharap agar pihak terkait dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap industri-industri yang ada di wilayah tersebut.
Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran pabrik tekstil tersebut. Mereka berjanji akan mengusut tuntas kasus tersebut untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan di balik kebakaran tersebut.