Pemko Pekanbaru Memastikan Komitmen Penertiban Kabel Fiber Optik
Pemko Pekanbaru telah menegaskan komitmennya untuk melanjutkan penertiban kabel fiber optik yang semrawut di berbagai ruas jalan. Kegiatan pemotongan kabel fiber optik ilegal dimulai di Jalan Ronggowarsito dan akan dilakukan secara bertahap hingga seluruh Pekanbaru terjangkau.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, setelah pemotongan kabel fiber optik pada Jumat (5/6/2026), menyatakan bahwa jumlah provider yang jaringan kabelnya terdampak penertiban cukup banyak. Hal ini terlihat dari banyaknya kabel yang berhasil diturunkan pada hari pertama pelaksanaan kegiatan.
Pemko Pekanbaru menargetkan kegiatan penertiban dan perapian kabel dilaksanakan secara rutin setiap pekan. Langkah tersebut dilakukan untuk menata kembali jaringan utilitas yang dinilai mengganggu keindahan kota dan berpotensi membahayakan masyarakat.
Agung mengakui bahwa kegiatan pemotongan kabel membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, ia berharap para provider dapat berpartisipasi aktif dalam proses penataan jaringannya masing-masing.
Pemko Pekanbaru tetap mengedepankan pendekatan kolaboratif dengan seluruh penyedia layanan telekomunikasi. Apabila tidak ada itikad baik untuk melakukan penataan secara mandiri, pemko akan mengambil langkah tegas melalui pemotongan kabel yang melanggar ketentuan.
Agung juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama proses penertiban terjadi gangguan layanan, khususnya jaringan internet atau WiFi. Penataan kabel fiber optik dilakukan untuk kepentingan yang lebih besar, yakni meningkatkan keselamatan warga serta memperindah wajah Kota Pekanbaru.
Dengan adanya kerjasama dari para provider, kabel-kabel yang diturunkan dapat dimanfaatkan kembali dan tidak menjadi sia-sia. Selain itu, pemerintah juga tidak perlu mengeluarkan anggaran yang terlalu besar untuk melakukan penertiban secara terus-menerus.
Kerja sama yang diharapkan dari para provider merupakan upaya untuk menciptakan Kota Pekanbaru yang lebih rapi, tertata, dan indah. Jika tidak terlaksana, pemko akan tetap melakukan pemotongan kabel demi ketertiban dan keselamatan masyarakat.