Pemerintah Kabupaten Siak di bawah kepemimpinan Bupati Afni Zulkifli dan Wakil Bupati Syamsurizal telah mencatat sejumlah capaian penting dalam satu tahun terakhir. Capaian tersebut berhasil diraih meskipun dihadapi oleh tantangan berat berupa tekanan fiskal dan beban utang daerah yang mencapai ratusan miliar rupiah.

Dalam periode kepemimpinan Afni–Syamsurizal, Pemerintah Kabupaten Siak tetap menjalankan berbagai program prioritas, mulai dari pembenahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pembangunan infrastruktur hingga pelosok kampung, peningkatan layanan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga upaya pelunasan utang daerah.

Salah satu fokus utama pemerintah daerah adalah memperbaiki kinerja BUMD sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Langkah ini diikuti dengan perombakan jajaran komisaris sejumlah perusahaan daerah yang sebelumnya mengalami kerugian.

Hasilnya, PT Bumi Siak Pusako (BSP) berhasil mencatat keuntungan sekitar Rp100 miliar. Di samping itu, kawasan industri di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) juga menunjukkan perkembangan dengan masuknya investasi sektor galangan kapal bernilai ratusan miliar rupiah.

Pada bidang pengelolaan keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Siak mulai mengurangi beban utang warisan tahun anggaran sebelumnya. Dari total utang lebih dari Rp326 miliar, pemerintah daerah telah membayarkan sekitar Rp231,7 miliar.

Sekretaris Daerah Siak, Mahadar, menegaskan bahwa pelunasan utang tetap menjadi prioritas karena berkaitan dengan hak pihak ketiga yang harus diselesaikan pemerintah.

Di samping itu, Pemerintah Kabupaten Siak juga terus melakukan pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Sejumlah ruas jalan strategis berhasil ditingkatkan, termasuk akses menuju daerah pelosok melalui pembangunan dan peningkatan jalan aspal sepanjang lebih dari 4 kilometer.

Pemkab Siak juga berhasil memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD), yang digunakan untuk pembangunan jalan beton di ruas Pinang Sebatang Barat–Muara Kelantan.

Di bidang kesehatan, peningkatan layanan dilakukan melalui pengadaan sarana dan prasarana di 17 puskesmas, pembangunan enam puskesmas pembantu (Pustu), serta pengembangan dua rumah sakit daerah.

Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Siak untuk menjaga keberlanjutan pembangunan di tengah keterbatasan anggaran dan mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat.