Pada hari Minggu, 10 Oktober 2021, seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya menyatakan bahwa banjir yang melanda kota tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. “Hujan deras yang terus-menerus membuat sungai di sekitar kota meluap dan akhirnya menyebabkan banjir di beberapa wilayah,” ujarnya.

Banjir tersebut terjadi sejak hari Sabtu malam dan terus berlangsung hingga hari Minggu pagi, mengakibatkan sejumlah rumah dan jalan terendam air. Diperkirakan sekitar 200 rumah terdampak banjir ini dan sebagian besar warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga turut bergerak cepat untuk memberikan bantuan dan evakuasi kepada warga yang terdampak banjir. Mereka bekerja sama dengan relawan dan aparat keamanan untuk memastikan keselamatan warga selama evakuasi.

Sementara itu, Pemerintah Kota telah menyiagakan beberapa posko pengungsian dan memberikan bantuan logistik kepada warga yang membutuhkan. Walikota setempat juga turut memantau langsung kondisi banjir dan memberikan arahan kepada tim penanggulangan bencana.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir ini. Namun, warga tetap diimbau untuk waspada dan siap siaga menghadapi potensi bencana alam yang masih bisa terjadi di musim hujan ini.

BPBD setempat juga terus melakukan pemantauan terhadap sungai-sungai di sekitar kota untuk mengantisipasi potensi banjir susulan. Mereka berharap kondisi cuaca segera membaik agar banjir dapat segera surut dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman.