Rencana pembentukan Pengurus Besar Ikatan Keluarga Kuantan Singingi (PB-IKKS) memicu dinamika di tengah publik. Meski sempat diwarnai desakan penundaan oleh IKKS Provinsi Riau, dukungan kuat justru mengalir dari elemen mahasiswa yang menyatakan siap mengawal jalannya Musyawarah Nasional (Munas).
Dukungan tersebut ditegaskan oleh Humas IPMAKUSI, Diki Syaputra, usai pertemuan konsolidasi di Pekanbaru, Rabu (13/5/2026) malam. Diki menyebutkan bahwa mahasiswa dari beberapa kecamatan kini telah satu suara setelah melakukan tabayun (klarifikasi) langsung dengan panitia penyelenggara.
Menariknya, pihak mahasiswa turut menyoroti sikap Ketua Umum IKKS Riau, H. Hendrizal, yang melayangkan surat penundaan. Diki mengklaim memiliki bukti bahwa Hendrizal sebelumnya pernah mendukung ide pembentukan wadah nasional ini.
Sanggahan keras juga datang dari Ketua Penyelenggara Munas, Arman Lingga Wisnu. Ia membantah tudingan yang menyebut panitia tidak transparan dalam proses persiapan. Arman menegaskan, pembahasan mengenai PB-IKKS telah dilakukan lebih dari 10 kali, baik melalui pertemuan tatap muka maupun daring.
Secara legalitas, panitia berpijak pada SK Bupati Kuansing Nomor Kpts. 55/II/2026 yang terbit sejak 5 Februari lalu. Tim ini diperkuat oleh tokoh-tokoh senior seperti Prof. Asdi Agustar dan Arman Lingga Wisnu sendiri.
Lebih dari sekadar organisasi, PB-IKKS dirancang untuk menyeragamkan nama organisasi warga Kuansing di perantauan serta menggerakkan sektor ekonomi. Panitia ingin warga Kuansing yang sukses di tanah rantau dapat membina generasi muda menjadi pengusaha.
Salah satu sosok yang jadi teladan adalah Wan Muhammad Hasyim atau akrab disapa Suhu Wan. Ia adalah putra daerah Kuansing yang sukses membangun ratusan gerai ‘Idolmart’ di Jabodetabek. Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, mengaku sangat bangga dengan capaian Suhu Wan.
Bak gayung bersambut, Suhu Wan pun menyatakan kesiapannya. Ia mengaku siap berbagi kiat sukses secara gratis demi kemajuan tanah kelahirannya. “Orang lain saja saya bantu apalagi orang kampung saya,” ucap Suhu Wan sembari tertawa tipis.
Menutup polemik yang berkembang, panitia pelaksana memberikan pernyataan final. Munas PB-IKKS dipastikan tetap dilaksanakan pada Sabtu, 16 Mei 2026. Panitia berharap seluruh elemen masyarakat dapat melihat langkah ini sebagai upaya menyatukan potensi warga Kuantan Singingi di seluruh Indonesia demi kemajuan daerah.