Bupati Karimun, Iskandarsyah bersama Rocky Marciano Bawole telah memimpin Kabupaten Karimun selama satu tahun. Mereka melakukan pembenahan secara perlahan namun pasti dalam berbagai sektor, termasuk kesehatan, keuangan daerah, ekonomi, dan pendidikan.

Dalam sektor kesehatan, angka cakupan Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Karimun mencapai 99 persen, menunjukkan bahwa hampir seluruh warga kini memiliki akses terhadap layanan kesehatan yang lebih terjamin. Hal ini disambut positif oleh Darwis, seorang Praktisi Kebijakan Publik, yang menyatakan bahwa masyarakat kini lebih mudah untuk berobat.

Langkah pembenahan juga terlihat dalam sisi keuangan daerah, dimana pemerintah mulai mencicil tunda bayar yang selama ini membebani anggaran. Upaya ini dianggap sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan oleh Darwis.

Di sektor ekonomi, pemerintah Kabupaten Karimun membuka peluang kerja melalui berbagai program, seperti job fair, yang telah berhasil menyerap lebih dari seribu tenaga kerja. Darwis mengatakan bahwa langkah ini sangat membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat, seperti operasi sembako murah dan program seragam gratis bagi siswa SD dan SMP, juga mulai dirasakan manfaatnya. Selain itu, penanganan sampah yang lebih serius dan penataan parkir di kawasan pelabuhan juga menjadi bagian dari perubahan di ruang publik.

Dalam bidang pendidikan, dibukanya kembali program beasiswa S1 setelah hampir satu dekade terhenti memberi harapan baru bagi generasi muda di Kabupaten Karimun. Sementara itu, komitmen investasi energi terbarukan bernilai puluhan triliun rupiah memberi sinyal bahwa Karimun mulai dilirik dalam peta investasi masa depan.

Meskipun demikian, harapan masyarakat tetap tinggi dan mereka menginginkan percepatan dampak pembangunan yang lebih nyata. Iskandarsyah diharapkan dapat terus menjaga fondasi yang telah dibangun agar apa yang telah dirintis bisa menjadi pijakan kuat bagi masa depan Kabupaten Karimun.