Panitia khusus LKPJ 2025 telah menggelar rapat finalisasi bersama seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Selasa, 14 April 2026. Rapat tersebut dipimpin oleh ketua Pansus LKPJ DPRD Riau, Androy Ade Rianda, dan dihadiri oleh Sekdaprov Riau, Syahrial Abdi.
Setelah rapat, Sekdaprov Riau Syahrial Abdi membenarkan pembahasan rapat finalisasi LKPJ 2025. Dalam rapat tersebut, pihaknya mengevaluasi peristiwa tahun 2025 yang perlu diperbaiki ke depan.
Syahrial Abdi menyatakan bahwa Pansus LKPJ DPRD Riau bersikap adil. Mereka mengapresiasi hal-hal yang bagus dan mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki.
Menurut Syahrial, ada dua hal penegasan yang akan disampaikan secara resmi besok. Hal pertama terkait pembendahan di BUMD, dan yang kedua terkait upaya yang telah dicetuskan oleh Gubernur Riau untuk meningkatkan optimalisasi PAD.
Syahrial juga mengungkapkan bahwa Forkopimda telah sepakat untuk mendorong peningkatan usaha PAD dengan melakukan pembendahan secara sistemik. Mereka juga menguatkan integritas pelayanan publik di UPT-UPT.
Syahrial menjelaskan bahwa semua Samsat telah dikumpulkan untuk memastikan bahwa ke depan tidak ada lagi kecurangan. Pihaknya ingin memastikan semua Forkopimda terlibat sebelum tim dari eksekutif dilibatkan untuk optimalisasi.
Ketua Pansus Optimalisasi Pendapatan Daerah DPRD Riau, Abdullah, menyatakan bahwa tim dari eksekutif belum lengkap. Syahrial menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan semua Forkopimda terlibat sebelum pembagian tugas dilakukan. Diskusi antar pimpinan Forkopimda masih dalam tahap pembahasan.