Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho mengusulkan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dilanjutkan sebagai salah satu program strategis nasional. Usulan ini disampaikan Agung saat mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-18 di Kota Medan pada Kamis (2/7/2026).
Agung menilai manfaat program MBG tidak hanya terbatas pada peningkatan gizi anak, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah dan membuka lapangan pekerjaan. Dalam forum yang dihadiri para wali kota se-Indonesia, Agung memaparkan pengalaman Kota Pekanbaru dalam mengimplementasikan program MBG.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang ada di Pekanbaru dinilai Agung telah menciptakan peluang kerja baru dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, program ini berkontribusi terhadap pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru.
“Ibu-ibu yang sebelumnya menganggur, sekarang sudah bekerja di dapur MBG. Mereka mendapatkan penghasilan, bisa berbelanja, dan akhirnya perputaran ekonomi di masyarakat ikut meningkat,” ujar Agung. Keberhasilan Pekanbaru meningkatkan PAD lebih dari Rp400 miliar juga diiringi dengan kebijakan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Agung berharap pemerintah pusat tetap melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia. Rakernas APEKSI ke-18 menjadi forum strategis bagi pemerintah kota di seluruh Indonesia untuk memperkuat sinergi pembangunan dan menyusun rekomendasi kepada pemerintah pusat terkait program nasional yang berdampak positif bagi daerah.