Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono menegaskan bahwa KKP memegang peran yang sangat strategis khususnya dalam kedaulatan pangan. Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu pilar utama dalam menopang ketahanan dan kemandirian pangan nasional. Hal ini disampaikan Sakti Wahyu Trenggono melalui YouTube Kementerian Kelautan dan Perikanan pada Kamis (2/7/26).
Menurut Sakti Wahyu Trenggono, KKP juga berperan strategis dalam mendukung Asta Cita kedua, ketiga, kelima, dan keenam Presiden dan Wakil Presiden. Hal ini dilakukan melalui lima arah kebijakan ekonomi biru sebagai pilar pembangunan.
Untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, penurunan kemiskinan, dan peningkatan sumber daya manusia, implementasi pembangunan nasional tahun 2027 dirancang dalam tiga subtema utama yang dibagi ke dalam delapan kluster program kerja prioritas nasional.
Sejalan dengan visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden, KKP memiliki enam program prioritas kluster kedaulatan pangan yang menjadi direktif Presiden kepada KKP. Program-program tersebut mencakup kampung nelayan merah putih, revitalisasi Tambak Pantura, modeling dan replikasi tambak udang terintegrasi, budidaya ikan darat tematik, kapal ikan modern, dan swasembada garam kawasan sentra industri garam nasional.
Menyikapi program-program tersebut, Menteri KKP berharap dukungan dan komitmen dari semua pihak dalam mendorong majunya sektor kelautan dan perikanan di Indonesia. Dia juga mengajak semua pihak untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung program prioritas sektor kelautan dan perikanan.
Melalui sinergi dan kolaborasi yang kuat, program-program yang telah direncanakan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah, penguatan ketahanan pangan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tutupnya, Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya dukungan bersama untuk mengawal implementasi program-program tersebut.