Sebuah kebakaran hebat terjadi di sebuah pabrik di kawasan industri Jakarta Barat pada hari Minggu (10/10) dini hari. Kebakaran tersebut menghanguskan seluruh bangunan pabrik yang terdiri dari dua lantai dan menyebabkan kerugian yang cukup besar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, Bambang Suryadi, mengatakan bahwa kebakaran tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang warga sekitar pukul 02.00 WIB. “Kami langsung mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran dan 50 personel untuk memadamkan api,” ujar Bambang.
Pemadam kebakaran berhasil memadamkan api setelah berjuang selama kurang lebih empat jam. Namun, bangunan pabrik sudah tidak bisa diselamatkan lagi karena api telah membesar dengan cepat dan melalap seluruh bangunan.
Menurut informasi yang dihimpun, pabrik tersebut merupakan pabrik tekstil yang sudah beroperasi selama 10 tahun. Pemilik pabrik, Ahmad Rizal, mengaku sangat terpukul dengan kejadian ini dan berencana untuk memulai kembali usahanya dari awal.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwajib. Namun, dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik di salah satu ruangan pabrik.
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP untuk mencari tahu lebih lanjut tentang penyebab kebakaran ini. Mereka juga meminta keterangan dari beberapa saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian pada saat kebakaran terjadi.
Meskipun kebakaran ini telah berhasil dipadamkan, namun kerugian yang ditimbulkan sangatlah besar. Tidak hanya bangunan pabrik yang hangus, namun juga mesin dan bahan baku yang tersimpan di dalam pabrik juga ikut terbakar.
Pemilik pabrik berharap agar pemerintah dapat memberikan bantuan dan support untuk memulihkan usahanya. Dia juga berencana untuk memberikan kompensasi kepada karyawan yang terdampak kebakaran ini.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, Bambang Suryadi, menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan pengawasan ketat untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa di tempat-tempat lain. Masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran.