Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau menetapkan target penghimpunan zakat sebesar Rp70,4 miliar untuk tahun anggaran 2026. Angka tersebut mencerminkan kenaikan Rp10 miliar dari capaian tahun sebelumnya. Ketua Baznas Provinsi Riau, H. Masriadi Hasan, menyatakan optimisme bahwa target tersebut dapat tercapai melalui optimalisasi potensi zakat di berbagai lini masyarakat.

Target penghimpunan zakat yang lebih tinggi dari tahun sebelumnya, sebesar Rp10 miliar, diharapkan dapat tercapai melalui kontribusi dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau serta potensi zakat dari masyarakat umum. Masriadi mengungkapkan harapannya agar target tersebut dapat tercapai sesuai rencana.

Berdasarkan data terkini hingga awal Mei 2026, Baznas Riau mencatat akumulasi penghimpunan zakat telah mencapai Rp18.456.107.551. Meskipun masih jauh dari target tahunan, rata-rata penghimpunan bulanan menunjukkan tren positif menuju akhir tahun.

Sebagai lembaga pengelola zakat dan mitra pemerintah, Baznas Riau memastikan dana yang terhimpun disalurkan kepada yang berhak (mustahik). Hingga saat ini, total dana yang didistribusikan mencapai Rp17,8 miliar, dengan alokasi terbesar untuk program Riau Peduli dan Riau Cerdas.

Pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi menjadi fokus utama program Baznas Riau. Dana juga dialokasikan untuk membiayai operasional Pondok Pesantren Al Hidayah di wilayah pesisir dan terpencil Riau.

Program beasiswa Baznas Riau tahun ini membuka pendaftaran untuk 1.570 mahasiswa asal Riau. Program ini bertujuan untuk pemerataan akses pendidikan tinggi dan mendukung pemerataan kualitas sumber daya manusia di Riau.

Program beasiswa terbagi dalam tiga kategori utama, yaitu Beasiswa Tuah Riau (BESTARI), Bantuan Pendidikan Luar Negeri, dan Bantuan Tugas Akhir. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dan petunjuk teknis dapat diakses secara daring.

Masriadi berharap sekolah dan perguruan tinggi dapat proaktif menyosialisasikan peluang beasiswa ini. Baznas Riau terus berupaya untuk menjadi bagian dari solusi dalam pemerataan kualitas sumber daya manusia di Riau melalui berbagai program yang mereka jalankan.