Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Gubernur Anies Baswedan telah mengumumkan rencana penutupan Jalan Sudirman dan MH Thamrin untuk kendaraan bermotor pada hari Minggu. Penutupan ini akan dilakukan mulai pukul 6 pagi hingga pukul 11 siang.

“Penutupan Jalan Sudirman dan MH Thamrin akan dilakukan setiap Minggu pagi untuk memberikan kesempatan bagi warga Jakarta untuk berolahraga dan menikmati udara segar tanpa polusi kendaraan bermotor,” kata Anies Baswedan dalam keterangan resminya.

Rencana penutupan jalan tersebut mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang menyambut positif langkah tersebut. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Sigit Wijatmoko, menyatakan bahwa penutupan jalan tersebut dapat meningkatkan kualitas udara di Jakarta.

Dalam penutupan jalan tersebut, hanya kendaraan non-motor yang diperbolehkan melintas di Jalan Sudirman dan MH Thamrin. Hal ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin berolahraga dan beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

Para pengguna jalan diimbau untuk mencari alternatif rute selama penutupan tersebut berlangsung. Selain itu, petugas keamanan juga akan dikerahkan untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama penutupan jalan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dengan penutupan jalan ini, masyarakat Jakarta dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan melalui gaya hidup sehat dan aktif.

Penutupan jalan Sudirman dan MH Thamrin untuk kendaraan bermotor ini akan dilakukan secara berkala setiap Minggu pagi. Pemerintah akan terus melakukan evaluasi terkait dengan kebijakan ini untuk memastikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat Jakarta.