Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD Pangan berkomitmen dalam menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat dengan mengadakan operasi pasar murah. Kegiatan ini biasanya digelar setiap hari dengan 5 titik yang tersebar di kabupaten kota di Riau, seperti yang disebutkan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Taufiq OH melalui Kabid Perdagangan Dalam Negeri Tetty Nurdianti.

Pada pekan ini, operasi pasar murah Pemprov Riau difokuskan di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Menurut Tetty, dari laporan tim BUMD Riau Pangan Bertuah, operasi pasar murah pekan ini difokuskan di Rokan Hulu, dengan tim telah berangkat pada pagi hari. Lokasi operasi pasar murah di Kabupaten Rokan antara lain di halaman Kantor Camat Ujung Batu pada Selasa, 9 Juni, dan di halaman Kantor Camat Rokan IV Koto pada Rabu, 10 Juni.

Operasi pasar murah selanjutnya akan digelar di halaman Kantor Camat Kabun pada Kamis, 11 Juni. Sedangkan pada Jumat, 12 Juni, tim BUMD Pangan akan kembali menuju Kota Pekanbaru, sehingga pada hari itu tidak akan digelar operasi pasar murah. Tujuan dari operasi pasar murah ini adalah untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dan menjaga kestabilan harga, seperti yang diungkapkan oleh Tetty.

Dengan adanya operasi pasar murah, Pemprov Riau ingin memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi, dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, sesuai dengan yang disampaikan oleh Tetty. Bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan operasi pasar murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.

Direktur BUMD PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay, menyebutkan bahwa operasi pasar murah pekan ini merupakan permintaan dari Pemkab Rohul dengan sistem pemberian subsidi terhadap harga bahan pokok. Harga bahan pokok yang diperjualbelikan pada operasi pasar murah kali ini antara lain beras CML, beras premium, gula, minyak, minyak goreng premium, tepung terigu, telur, bawang putih, cabai merah kriting, bawang merah, dan kentang, semuanya dijual di bawah harga eceran tertinggi (HET).