Pemerintah Provinsi Riau bersama Pemerintah Kabupaten Kampar sedang bergerak cepat untuk menyelesaikan pembangunan 250 unit Koperasi Desa Merah Putih. Pembangunan ini ditargetkan selesai pada akhir tahun ini guna memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat perdesaan di Riau. Hingga pertengahan Juni 2026, sudah ada 73 fisik bangunan koperasi yang berdiri dan siap memasuki fase berikutnya.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau SF Hariyanto menyatakan optimisme bahwa seluruh target kuota untuk wilayah Kampar dapat terpenuhi tepat waktu. SF Hariyanto juga menekankan pentingnya sinergitas di tingkat lokal dalam mengejar tenggat waktu yang telah ditentukan pusat. Pemerintah Provinsi Riau memberikan apresiasi kepada jajaran hilir yang berhasil mengatasi kendala di lapangan.
Penyediaan lahan untuk ratusan titik koperasi ini didasarkan pada pemanfaatan aset milik Pemerintah Kabupaten Kampar. Penyiapan lahan yang bersih dan siap bangun membantu memangkas waktu konstruksi secara signifikan. Bupati Kampar Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa pembangunan dilakukan dengan strategi adaptif yang disesuaikan dengan karakteristik sosiodemografis tiap wilayah.
Dalam skema klaster, satu unit Koperasi Desa Merah Putih akan melayani kebutuhan tiga desa sekaligus. Pendekatan ini diambil agar pemanfaatan fasilitas lebih efisien dan tepat sasaran. Mengenai mekanisme pengelolaan dan aktivitas usaha setelah konstruksi, Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Kampar masih menunggu regulasi teknis dari pemerintah pusat sebelum koperasi dioperasikan secara serentak.