Pemko Pekanbaru melalui Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) meraih predikat “Sangat Baik” dalam penerapan Sistem Manajemen Pengawasan Keamanan Pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas). Kota Pekanbaru dinilai berhasil menjalankan fungsi pengawasan terhadap peredaran pangan segar asal tumbuhan (PSAT), terutama produk pangan hasil petani lokal.
Pelaksanaan pengawasan dilakukan untuk memastikan keamanan bahan pangan yang dijual di pasar tradisional maupun ritel modern. OKKPD dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Pekanbaru Nomor 545 Tahun 2023.
Sertifikat penghargaan diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Riau Supriadi kepada Plt Kepala DKP Pekanbaru Adrizal dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengawasan Pangan Segar Asal Tumbuhan Tahun 2026 di UPT Balai Pelatihan Penyuluh Pertanian Provinsi Riau, pada Selasa (19/5/2026).
Supriadi berharap, penghargaan tersebut dapat meningkatkan kualitas sistem manajemen pengawasan keamanan pangan di Kota Pekanbaru dan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap keamanan pangan sebelum dikonsumsi.
Plt Kepala Disketapang Pekanbaru Adrizal menyatakan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus meningkatkan pengawasan keamanan pangan. Ia juga mengapresiasi Bapanas atas penghargaan yang diberikan kepada OKKPD Pekanbaru.
Pemko Pekanbaru telah menerbitkan Surat Edaran Wali Kota tentang Pengawasan Mutu dan Keamanan Pangan Segar Asal Tumbuhan yang menjadi dasar bagi OKKPD dalam menjalankan pengawasan secara intensif, ungkapnya.
Pengawasan dilakukan melalui berbagai mekanisme, seperti penerbitan sertifikat keamanan pangan dan nomor izin edar registrasi PSAT Produksi Dalam Negeri Usaha Kecil (PDUK). Disketapang Pekanbaru juga rutin melakukan pengawasan terhadap pangan segar yang beredar di pasar tradisional maupun ritel modern.
Kami ingin memastikan produk yang dijual aman dikonsumsi dan bebas dari kontaminasi residu berbahaya, pungkasnya.