Pada hari Minggu, 20 Juni 2021, seorang pengunjung taman hiburan di Jakarta, Nurul Azizah (25), mengalami kecelakaan saat menaiki wahana roller coaster. Kejadian tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Taman Bermain Fantasi.
Menurut saksi mata, Nurul terlihat terjatuh dari ketinggian sekitar 20 meter setelah wahana roller coaster tiba-tiba mengalami kerusakan. “Saya melihat Nurul terjatuh dari atas wahana roller coaster. Sungguh mengerikan,” ujar salah seorang pengunjung yang enggan disebutkan namanya.
Tim medis yang langsung dipanggil ke lokasi kejadian menyatakan bahwa Nurul telah meninggal dunia sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. “Kami sudah melakukan tindakan darurat, namun sayangnya nyawa korban tidak berhasil diselamatkan,” ujar salah seorang petugas medis.
Kepolisian setempat pun turut melakukan penyelidikan terkait kecelakaan tersebut. “Kami akan menyelidiki penyebab pasti terjadinya kecelakaan ini. Apakah faktor human error atau ada kerusakan pada wahana tersebut,” ujar Kepala Kepolisian Jakarta Selatan.
Menurut manajemen Taman Bermain Fantasi, wahana roller coaster tersebut telah melewati proses pemeriksaan rutin dan kondisinya dalam keadaan baik sebelum kejadian tragis tersebut terjadi. “Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwajib untuk mengungkap penyebab sebenarnya,” ujar juru bicara Taman Bermain Fantasi.
Keluarga Nurul Azizah sendiri masih dalam keadaan shock dan berduka atas kepergian anggota keluarga mereka. Mereka meminta agar kejadian ini tidak terulang pada pengunjung lain di taman hiburan tersebut. “Kami berharap pihak terkait dapat bertanggung jawab atas kejadian ini dan memastikan keamanan pengunjung lainnya,” ujar salah seorang kerabat Nurul.
Pihak manajemen Taman Bermain Fantasi pun telah memberikan kompensasi kepada keluarga korban sebagai bentuk tanggung jawab mereka atas kejadian yang menimpa Nurul Azizah. “Kami akan terus mengawasi dan memperbaiki sistem keamanan di taman hiburan kami agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” ujar manajemen taman.