Perjalanan dari Kota Pekanbaru ke Kota Padang sejauh 306 kilometer dengan waktu tempuh sekitar tujuh jam melalui jalan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar. Para pengendara, termasuk sopir angkutan antarkota antarprovinsi jenis travel, rutin melalui rute ini setiap hari. Namun, jalan tol ini hanya terdapat di Provinsi Riau.

Jalan tol belum terhubung dari Provinsi Riau ke Provinsi Sumatra Barat (Sumbar), sehingga pengendara harus menggunakan uang elektronik (e-money) serupa kartu debit untuk bisa masuk ke gerbang tol. Tol Pekanbaru-Bangkinang mulai beroperasi pada tanggal 26 April 2022, sedangkan Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar baru dibuka pada 24 Desember 2023.

Rute ini merupakan bagian dari Tol Trans Sumatra ruas Pekanbaru-Padang. Sejak gerbang Tol Pekanbaru-Bangkinang dibuka, banyak penjual dan layanan pengisian uang elektronik berada di sekitar gerbang tol. Meskipun akses tol saat itu masih gratis, pengendara roda empat atau kendaraan bertonase besar harus menggunakan kartu uang elektronik untuk melakukan tapping di mesin tol.

Bank Rakyat Indonesia (BRI) telah mengeluarkan kartu e-money BRIZZI sejak tahun 2012. Peresmian gerbang Tol Pekanbaru-Bangkinang dimanfaatkan oleh penjual kartu e-money BRIZZI untuk meningkatkan penjualan.

Lucky Alamsyah, seorang pengemudi angkutan travel rute Padang-Pekanbaru, merasa terpaksa membeli kartu e-money untuk dapat melalui jalan tol. Hal ini dikarenakan rekan-rekannya sesama pengemudi travel sudah mulai menggunakan tol untuk mempersingkat waktu tempuh.