Lebih dari 40.000 calon siswa telah mendaftar melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Provinsi Riau hingga Kamis (11/6/2026) melalui portal resmi SPMB Riau. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, mengimbau agar seluruh calon peserta didik dan orang tua aktif memantau proses pendaftaran dan kuota penerimaan di sekolah yang dipilih.

Erisman menyatakan bahwa sistem daring yang diterapkan saat ini memudahkan masyarakat untuk memperoleh informasi transparan tanpa harus datang langsung ke sekolah atau Dinas Pendidikan. Melalui website yang tersedia, siswa dapat melihat kuota penerimaan di setiap sekolah tanpa perlu berkunjung langsung.

Dinas Pendidikan Riau mengingatkan calon peserta didik untuk memastikan dokumen yang diunggah memiliki kualitas baik dan sesuai ketentuan agar proses verifikasi berjalan lancar. Kendala yang masih ditemui antara lain dokumen tidak lengkap, file rusak saat diunggah, dan gangguan jaringan yang menyebabkan berkas tidak terbaca.

Pola penerimaan siswa baru tahun ini dirancang lebih adil dan objektif dengan empat jalur penerimaan, yaitu jalur prestasi (35%), jalur domisili (30%), jalur afirmasi untuk siswa kurang mampu (30%), dan jalur mutasi (5%). Tahapan awal SPMB dimulai dengan aktivasi akun, pengisian data pribadi, dan unggah dokumen pada 8 hingga 14 Juni 2026.

Proses pendaftaran dan pemilihan sekolah dilakukan pada 10 hingga 19 Juni 2026 bersamaan dengan tahapan verifikasi berkas oleh sekolah. Verifikasi data dijadwalkan selesai pada 20 Juni 2026, sementara proses seleksi dan rekonsiliasi dilakukan pada 21 Juni. Hasil seleksi diumumkan pada 22 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.

Calon murid yang diterima di SMA atau SMK Negeri diwajibkan melakukan daftar ulang pada 23 hingga 26 Juni 2026 sebagai tahap akhir konfirmasi penerimaan. Erisman menegaskan pentingnya kualitas dokumen yang diunggah agar proses verifikasi berjalan lancar dan tidak menghambat proses penerimaan siswa baru di Provinsi Riau.