Pemerintah Kota Pekanbaru mendorong percepatan imunisasi anak melalui kolaborasi lintas sektor. Kolaborasi ini melibatkan TNI dan Polri serta ulama dan pemuka adat untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya imunisasi bagi anak. Imunisasi dianggap penting untuk melindungi anak dari berbagai ancaman penyakit menular.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor dapat meningkatkan jangkauan program imunisasi di masyarakat. Ia menegaskan hal ini usai membuka Rapat Koordinasi Akselerasi Imunisasi pada Rabu, 20 Mei 2026. Agung juga mencatat bahwa sebagian masyarakat telah membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan imunisasi, namun diharapkan semakin banyak orang tua yang aktif dalam melengkapi imunisasi anak.
Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi lintas sektor guna menyukseskan program imunisasi di Kota Pekanbaru. Agung mengakui bahwa salah satu tantangan di kota besar seperti Pekanbaru adalah memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat terkait imunisasi. Oleh karena itu, edukasi dianggap sangat penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang salah.
Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, menyatakan bahwa pemerintah kota terus berupaya meningkatkan cakupan imunisasi sebagai bentuk komitmen melindungi anak dari penyakit menular. Langkah-langkah seperti kegiatan sweeping imunisasi dan pelayanan posyandu akan dilakukan hingga akhir tahun 2026 guna meningkatkan cakupan imunisasi di masyarakat.
Pemerintah Kota Pekanbaru menargetkan bahwa pada akhir tahun 2026, capaian cakupan imunisasi Kota Pekanbaru dapat berada di peringkat tiga terbaik di Provinsi Riau. Semua upaya ini dilakukan dalam upaya melindungi anak-anak dari risiko penularan penyakit melalui imunisasi yang tepat dan menyeluruh.