Kampung Tangguh Anti Narkoba Resmi Diresmikan di Desa Banglas Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti
Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui jajaran Polda Riau memperkuat upaya pemberantasan narkotika di wilayah perbatasan dengan meresmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Banglas Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti pada Sabtu (2/5/2026). Program ini diresmikan oleh Wakapolda Riau, Hengki Haryadi, dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin.
Peresmian Kampung Tangguh Anti Narkoba ditandai dengan deklarasi bersama serta penandatanganan komitmen oleh unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan elemen lainnya. Kegiatan ini juga meliputi pelantikan kader anti narkoba dan duta narkoba yang diharapkan menjadi agen edukasi dan pencegahan di masyarakat.
Dalam sambutannya, Hengki Haryadi menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Ia menegaskan bahwa pencegahan harus dimulai dari tingkat paling bawah dan masyarakat harus berani melaporkan aktivitas mencurigakan.
Hengki juga memberikan perhatian khusus pada posisi strategis wilayah Kepulauan Meranti yang berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga potensi peredaran narkoba internasional menjadi ancaman serius. Oleh karena itu, pengawasan di wilayah perbatasan dianggap sebagai prioritas penting.
Data yang disampaikan menunjukkan bahwa kasus narkoba di Riau masih cukup tinggi, dengan rata-rata sekitar 300 tersangka diamankan setiap bulan. Di wilayah Polres Kepulauan Meranti sendiri, tercatat 33 tersangka dalam satu bulan terakhir, menandakan ancaman yang nyata di tingkat lokal.
Wakil Bupati Muzamil Baharudin mengapresiasi aparat kepolisian atas keberhasilan dalam menggagalkan peredaran narkoba dalam jumlah besar di wilayah tersebut. Ia menegaskan perlunya sinergi kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba.
Muzamil berharap Desa Banglas Barat dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam membangun lingkungan yang bersih dari narkoba. Ia juga mendorong kader dan duta anti narkoba yang telah dilantik untuk aktif memberikan edukasi dan pengawasan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Polda Riau, Polres Kepulauan Meranti, unsur DPRD, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat setempat, menandai komitmen bersama dalam memerangi narkoba secara berkelanjutan. Melalui program Kampung Tangguh Anti Narkoba, diharapkan masyarakat dapat turut berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.