Kepala Kantor Imigrasi (Kakanim) Kelas II TPI Bengkalis, Agnes Pramudya, memimpin apel pagi yang diikuti seluruh pegawai dan pejabat struktural di halaman Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis, Senin (20/4/2026). Apel pagi tersebut bertujuan untuk memperkuat kedisiplinan, koordinasi, dan semangat kerja aparatur, baik untuk PNS, CPNS, PPNPN maupun peserta magang.

Dalam amanatnya, Agnes Pramudya menyoroti komitmen yang disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi, Hendarsam Marantoko, setelah dilantik oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Hendarsam berkomitmen untuk menghadirkan kebijakan keimigrasian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat melalui konsep utama “Imigrasi untuk Rakyat”.

“Kalau saya mempunyai keyword bahwa imigrasi untuk rakyat. Intinya imigrasi adalah untuk rakyat. Di mana pelayanan harus untuk rakyat. Di mana fungsi keamanan harus untuk rakyat. Fungsi kedaulatan harus untuk rakyat. Fungsi fasilitator ekonomi, fasilitator di bidang pariwisata, di bidang ilmu pengetahuan, dan juga di bidang investasi harus untuk rakyat,” tegas Dirjen Imigrasi, Hendarsam Marantoko.

Lebih lanjut, Hendarsam menekankan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi memiliki empat fungsi utama yang harus berjalan secara seimbang, yaitu pelayanan publik, penegakan hukum, keamanan, dan kedaulatan negara. Keempat fungsi tersebut harus berorientasi pada satu tujuan utama, yakni memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Agnes Pramudya dalam arahannya berharap jajaran pegawai Imigrasi Bengkalis dapat mewujudkan komitmen pimpinan tersebut. Seluruh pegawai diharapkan menjalankan tugas dan fungsi sesuai bidang dan seksi masing-masing untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan layanan yang cepat, tepat, dan akuntabel. Setiap unit kerja diharapkan dapat bekerja optimal serta saling mendukung demi tercapainya tujuan organisasi.

Di akhir arahannya, Agnes Pramudya mengajak seluruh jajaran untuk menjaga semangat kerja, menjunjung tinggi integritas, serta memperkuat solidaritas. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab, kekompakan, dan budaya kerja yang positif guna mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik yang terpercaya.