Wako Pekanbaru akan evaluasi sistem Work From Home (WFH) yang diterapkan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap Jumat. Sebagian ASN bekerja dari rumah, sementara sebagian lainnya tetap bertugas di pusat layanan publik. Tujuan dari evaluasi ini adalah untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik selama masa WFH. Hal ini diungkapkan oleh Walikota (Wako) Pekanbaru, Agung Nugroho.

Agung Nugroho menyatakan bahwa para ASN yang bertugas di pusat layanan publik harus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal selama periode WFH. Evaluasi akan dilakukan untuk melihat capaian kinerja selama masa kerja dari rumah tersebut. Menurut Agung, WFH bukan hanya sekedar bekerja di rumah, tetapi juga tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Para ASN yang bertugas di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga siap untuk melaksanakan tugas jika diperlukan. Agung menekankan pentingnya optimalisasi layanan publik oleh para ASN di OPD. Kepala OPD diminta untuk memantau dan melaporkan tugas-tugas yang telah dilaksanakan oleh para ASN selama WFH.

Agung juga menegaskan perlunya kontrol terhadap para ASN selama WFH, agar mereka tidak hanya berada di kedai kopi atau tempat lain, tetapi benar-benar menjalankan tugas dari rumah. Kebijakan WFH tersebut telah diterapkan sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Selain untuk menghemat konsumsi BBM, kebijakan WFH juga bertujuan untuk menghemat konsumsi listrik di perkantoran pemerintah. Agung menekankan pentingnya penghematan energi agar tidak berdampak pada ketersediaan energi di masa mendatang. Evaluasi ini juga sebagai upaya untuk memastikan efektivitas dari WFH yang telah diterapkan.