Presenter dan pegiat penyelamatan satwa liar, Heru “Jejak Si Gundul”, mengalami insiden terkena semburan bisa ular kobra saat melakukan evakuasi. Peristiwa tersebut terjadi ketika Heru berusaha menangani seekor ular kobra yang berada di dalam lubang dan menunjukkan perilaku agresif. Dalam video yang beredar di media sosial, Heru terlihat melakukan evakuasi tanpa menggunakan pelindung mata.

Meski diingatkan untuk memakai kacamata pelindung, Heru tetap melanjutkan proses penyelamatan. Akibatnya, ular kobra menyemburkan bisa ke arah wajahnya hingga mengenai bagian mata. Heru mengalami kesulitan membuka mata selama sekitar 18 jam karena rasa panas, perih, dan lengket.

Setelah terkena semburan bisa, Heru melakukan penanganan pertama dengan membilas mata menggunakan air mengalir. Langkah tersebut membantu mengurangi dampak racun pada matanya. Kondisi matanya disebut sudah jauh membaik, rasa perih dan kemerahan mulai berkurang sehingga ia sudah bisa kembali membuka mata dengan normal.

Heru mengaku kondisinya mulai membaik dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan doa dan dukungan selama proses pemulihan. Melalui pengalamannya, Heru mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan penggunaan alat pelindung saat melakukan penyelamatan satwa berbahaya.

“Puji Tuhan kemarin sempat 18 jam nggak bisa melek. Mata terasa panas dan lengket banget,” ungkap Heru melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Minggu (31/5/2026). “Penanganannya sudah benar, langsung dibilas pakai air mengalir. Sekarang sudah mulai pulih,” tambahnya.

Heru menegaskan pentingnya kehati-hatian saat melakukan penyelamatan satwa berbahaya. “Hari apes nggak ada di kalender. Lebih hati-hati saat rescue,” tulisnya.