Jemaah haji asal Kota Pekanbaru atas nama Fakhriadi Syamsuddin Karanin bersama pendamping Jermi Yurnalis Sudin, diberangkatkan menuju Jeddah untuk melaksanakan ibadah umrah dan haji di Tanah Suci. Mereka menggunakan kain ihram dari asrama haji Embarkasi Batam dan bergabung dengan jemaah haji asal Provinsi Jambi. Proses keberangkatan mereka dikonfirmasi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, setelah dinyatakan sehat dan layak terbang.

Defizon mengungkapkan bahwa hingga tanggal 16 Mei 2026, sebanyak 4.694 jemaah haji Provinsi Riau telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Jumlah tersebut terdiri dari 4.625 jemaah haji, 21 Petugas Haji Daerah (PHD), 5 pembimbing KBIHU, dan 43 petugas haji kloter. Terdapat juga beberapa jemaah yang tunda atau batal berangkat karena alasan kesehatan.

Selama berada di Arab Saudi, Defizon mengingatkan seluruh jemaah haji Provinsi Riau untuk memanfaatkan waktu dengan baik, menjaga kekhusyukan dalam beribadah, dan memperbanyak doa serta dzikir. Dia juga menekankan pentingnya menjaga Kartu Nusuk sebagai identitas dan dokumen penting selama menjalankan ibadah haji.

Defizon juga memberikan imbauan kepada jemaah haji untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan, terutama bagi jemaah risiko tinggi dan lanjut usia. Seluruh jemaah diminta untuk mematuhi aturan yang berlaku di Arab Saudi dan menjaga kondisi fisik di tengah cuaca ekstrem.

Dalam perkembangan terkini, informasi dari Kemenhaj Riau menunjukkan bahwa terdapat dua jemaah haji Provinsi Riau yang wafat di Arab Saudi. Mereka adalah Dawanus Mahmud Muhammad (52) asal Kabupaten Kampar yang wafat di Madinah, dan Marati Kasmuri Usman (66) asal Kabupaten Bengkalis yang wafat di Makkah. Defizon berharap agar seluruh jemaah haji diberikan kesehatan, kemudahan, dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air dengan selamat.