Ratusan warga memadati kawasan Arena MTQ Batu 6 di Bagansiapiapi untuk mengikuti peluncuran perdana Car Free Day (CFD) Bagansiapiapi 2026 yang diresmikan langsung oleh Bupati Bistamam, Minggu pagi. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai agenda olahraga, pelayanan publik, hingga bazar UMKM yang melibatkan banyak elemen masyarakat.
Peresmian CFD ditandai dengan pelepasan balon ke udara serta penanaman pohon bersama sebagai simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terhadap pelestarian lingkungan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Rohil Fauzi Efrizal, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, serta organisasi masyarakat seperti TP PKK, IWAPI, dan BKMT Rokan Hilir.
Dalam sambutannya, Bupati Bistamam menegaskan bahwa Car Free Day tidak hanya menjadi ruang olahraga dan rekreasi masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku UMKM. “CFD ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga ruang publik yang sehat, nyaman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB tersebut diawali dengan senam zumba massal yang diikuti ratusan warga. Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai layanan publik yang disediakan pemerintah daerah, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, layanan administrasi kependudukan, hingga layanan perbankan dan konseling keluarga.
Suasana CFD semakin semarak dengan hadirnya bazar UMKM yang menampilkan aneka kuliner dan produk kerajinan lokal unggulan. Pemerintah daerah juga menghadirkan pustaka keliling, atraksi olahraga dari atlet KONI Rohil, serta siaran podcast langsung di lokasi acara.
Salah satu program yang menarik perhatian masyarakat adalah kampanye lingkungan bertajuk penukaran sampah plastik dengan voucher makanan ringan. Program tersebut digelar sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama pelaksanaan CFD.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir berharap Car Free Day Bagansiapiapi dapat menjadi agenda rutin mingguan yang mampu menciptakan gaya hidup sehat, memperkuat interaksi sosial masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.