Perum BULOG Kantor Cabang Kampar menggelar operasi pasar Minyak Goreng Rakyat (MGR) Minyakita di Pasar Impres Bangkinang, Bangkinang. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (10/5/2026) dengan tujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga minyak goreng di tengah masyarakat. Pemimpin Cabang BULOG KC Kampar, Dani Permana, menyatakan bahwa operasi pasar ini difokuskan untuk memastikan ketersediaan stok minyak goreng tetap aman dan harga jual tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah, yaitu Rp15.700 per liter.

Pasar Impres Bangkinang merupakan salah satu pasar pencatatan SP2KP, sehingga kestabilan pasokan minyak goreng di wilayah tersebut perlu dijaga untuk membantu mengendalikan inflasi daerah, khususnya komoditas minyak goreng. Dani Permana juga menegaskan bahwa Perum BULOG akan terus mengoptimalkan distribusi Minyakita agar pasokan tetap tersedia di pasar dan dapat diterima masyarakat dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Operasi pasar yang dilakukan oleh BULOG juga bertujuan untuk memperluas akses masyarakat terhadap minyak goreng bersubsidi dengan harga terjangkau serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen. Perum BULOG Kantor Cabang Kampar memastikan bahwa distribusi Minyakita ke pasar rakyat akan terus diperkuat guna mendukung keterjangkauan harga dan menjaga pasokan tetap stabil di wilayah Kabupaten Kampar.

Dengan adanya operasi pasar Minyak Goreng Rakyat Minyakita, BULOG berupaya untuk mencegah kelangkaan serta lonjakan harga minyak goreng di pasaran. Dani Permana menegaskan bahwa distribusi Minyakita terus dioptimalkan melalui operasi pasar dan penyaluran langsung kepada pedagang maupun masyarakat guna menjaga kestabilan pasokan minyak goreng di wilayah tersebut.

Melalui upaya ini, BULOG juga berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tingkat konsumen dan memastikan ketersediaan stok minyak goreng tetap aman. Operasi pasar Minyak Goreng Rakyat Minyakita di Pasar Impres Bangkinang merupakan salah satu langkah nyata dari BULOG dalam mendukung keterjangkauan harga minyak goreng bagi masyarakat.