Pencarian terhadap korban yang hilang akibat longsor di Desa Cigadog, Kabupaten Sukabumi, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. “Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban yang masih tertimbun longsor,” ujar Kepala Basarnas Sukabumi, Deden Ridwansyah, saat diwawancarai oleh media pada hari Selasa (12/10).
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan, mulai melakukan pencarian sejak pukul 06.00 pagi tadi. Mereka fokus melakukan pencarian di lokasi yang diduga masih ada korban tertimbun. “Kami bekerja keras untuk menemukan korban dan memberikan bantuan secepat mungkin,” tambah Deden.
Longsor yang terjadi pada hari Senin (11/10) kemarin mengakibatkan puluhan rumah warga rusak dan beberapa orang dilaporkan hilang. Hingga saat ini, tim SAR baru berhasil mengevakuasi beberapa korban yang selamat dari bencana tersebut. “Kami berharap dapat menemukan korban lainnya dalam kondisi selamat,” ujar Deden.
Kepala Desa Cigadog, Ahmad Subhan, menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang menimpa warganya. Ia meminta bantuan dan perhatian dari pemerintah dan masyarakat sekitar untuk membantu proses evakuasi dan pemulihan pasca bencana. “Kami sangat membutuhkan bantuan untuk membantu korban yang terdampak longsor ini,” ucap Ahmad.
Pemerintah setempat juga telah menyiagakan posko pengungsian dan memberikan bantuan logistik kepada korban yang terdampak bencana. Mereka terus berkoordinasi dengan tim SAR untuk memastikan evakuasi berjalan lancar dan korban segera mendapatkan pertolongan. “Kami siap memberikan bantuan dan dukungan kepada korban longsor di Desa Cigadog,” kata Bupati Sukabumi, Marwan Hamami.
Sementara itu, cuaca ekstrim dan medan sulit di lokasi bencana menjadi tantangan tersendiri bagi tim SAR dalam melakukan pencarian. Mereka terus berusaha semaksimal mungkin meskipun kondisi alam tidak memungkinkan. “Kami berharap cuaca dan medan dapat mendukung proses pencarian kami agar dapat menemukan korban dengan cepat,” ujar Deden.