Pada hari Jumat, 5 Februari 2021, seorang pejabat pemerintah mengumumkan bahwa penutupan sementara pabrik tekstil di Jakarta akan diperpanjang hingga dua minggu ke depan. Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan pabrik.

“Kami memutuskan untuk memperpanjang penutupan sementara pabrik tekstil di Jakarta demi keamanan dan kesehatan para pekerja,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, dr. Siti Aisyah, dalam konferensi pers yang diadakan di kantor pusat pemerintah.

Penutupan sementara pabrik tekstil ini pertama kali diberlakukan pada 20 Januari lalu setelah adanya klaster baru yang terjadi di salah satu pabrik di daerah tersebut. Sejak saat itu, pemerintah telah melakukan tes massal dan tracing kontak untuk memutus mata rantai penyebaran virus.

“Kami terus melakukan upaya-upaya pencegahan agar tidak terjadi penularan lebih luas di pabrik tekstil maupun lingkungan sekitarnya,” tambah dr. Siti.

Para pemilik pabrik tekstil di Jakarta pun menyambut baik keputusan pemerintah untuk memperpanjang penutupan sementara ini. Mereka berjanji untuk tetap memberikan dukungan penuh dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Kesehatan dan keselamatan para pekerja adalah prioritas utama kami. Kami siap mendukung kebijakan pemerintah demi memutus mata rantai penularan virus ini,” ujar salah seorang pemilik pabrik tekstil.

Meskipun penutupan sementara pabrik tekstil ini memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan, namun pemerintah menegaskan bahwa kesehatan masyarakat harus tetap diutamakan. Mereka juga mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Kami meminta kerjasama semua pihak dalam menjaga kesehatan dan keselamatan bersama. Mari kita bersatu melawan virus ini,” tutup dr. Siti dalam konferensi pers tersebut.