Pemerintah Kabupaten Kampar menghadapi tantangan utama dalam mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di kawasan Tapung Raya akibat keterbatasan anggaran atau kondisi fiskal daerah. Gelombang keluhan dari masyarakat di wilayah Tapung, Tapung Hulu, dan Tapung Hilir pun ramai di media sosial akhir-akhir ini.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kampar, Rusdi Hanif, menyatakan bahwa dengan anggaran minim, pihaknya harus mengambil langkah prioritas. Perawatan ruas jalan yang rusak secara bertahap dilakukan pada ruas jalan yang tingkat kerusakannya paling parah dan mendesak.

Kondisi kepemilikan jalan juga memengaruhi kecepatan penanganan. Jalan nasional dikelola pusat lewat APBN, jalan provinsi oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui APBD Provinsi, dan jalan kabupaten yang mengandalkan APBD Kabupaten Kampar.

Pemerintah Kabupaten Kampar saat ini sedang intens melobi pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Riau untuk mengusulkan tambahan dana bantuan perawatan jalan di wilayah Kampar, baik jalan provinsi maupun jalan kabupaten.

Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memahami batasan regulasi pembagian wewenang dan kondisi keuangan ini. Upaya maksimal tetap dilakukan untuk memulihkan mobilitas warga dan mendongkrak kembali roda perekonomian di Kabupaten Kampar.