Sebanyak 50 warga desa di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpaksa dievakuasi setelah banjir bandang melanda wilayah mereka pada Senin (15/11) malam. Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Andi Surya, banjir bandang disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi.

“Kami sudah melakukan evakuasi terhadap 50 warga desa yang terdampak banjir bandang. Mereka telah dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu,” kata Andi Surya kepada media, Selasa (16/11).

Banjir bandang tersebut juga menyebabkan sejumlah rumah warga terendam air. Beberapa rumah bahkan mengalami kerusakan akibat tekanan air yang kuat.

“Tidak hanya warga yang dievakuasi, beberapa rumah juga mengalami kerusakan. Tim kami sedang melakukan pendataan untuk mengetahui kerugian yang dialami warga,” tambah Andi Surya.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir bandang tersebut. Tim SAR dan BPBD terus melakukan pemantauan dan evakuasi di lokasi terdampak.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak banjir bandang ini. Kesehatan dan keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini,” ujar Andi Surya.

Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir bandang. Bantuan tersebut berupa makanan, pakaian, dan perlengkapan lainnya untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam tersebut.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir bandang. Pemerintah akan terus memberikan dukungan dan bantuan selama dibutuhkan,” tutup Andi Surya.