Pada hari Minggu, 12 September 2021, sebuah kebakaran hebat melanda sebuah pabrik tekstil di daerah industri Jakarta Barat. Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 10 pagi dan menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi pemilik pabrik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat, Bambang Surya, menyatakan bahwa sebanyak 10 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang melalap pabrik tekstil tersebut. Namun, api begitu cepat merambat dan sulit untuk dikendalikan.

“Kami berusaha secepat mungkin untuk memadamkan api, namun api terlalu besar dan sulit untuk dikendalikan,” ujar Bambang Surya saat diwawancarai oleh media lokal.

Pemilik pabrik tekstil, Budi Santoso, mengungkapkan rasa sedih dan kehilangan yang mendalam atas kejadian tersebut. Menurutnya, pabrik yang telah ia dirikan selama puluhan tahun hancur dalam sekejap akibat kebakaran yang terjadi.

“Saya sangat sedih melihat pabrik yang telah menjadi mata pencaharian bagi ratusan karyawan hancur begitu saja. Semua usaha dan kerja keras selama ini lenyap dalam sekejap,” ujar Budi Santoso dengan nada sedih.

Para pekerja pabrik tekstil tersebut juga turut merasakan dampak yang cukup besar akibat kebakaran tersebut. Mereka kehilangan pekerjaan serta sumber penghasilan yang mereka andalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Selain kehilangan pekerjaan, kami juga kehilangan tempat yang telah menjadi rumah kedua bagi kami selama ini,” ujar salah seorang karyawan pabrik tekstil yang enggan disebutkan namanya.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Namun, dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran tersebut bermula dari korsleting listrik di salah satu ruangan pabrik tekstil tersebut.

Pihak kepolisian juga turut melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai penyebab pasti kebakaran tersebut. Mereka berjanji akan mengungkap semua fakta terkait kejadian tragis ini.