Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan di wilayah Singingi Hilir. Langkah nyata ini ditunjukkan lewat aksi penanaman jagung pipil di Desa Bukit Raya pada Rabu (20/5/2026) pukul 10.30 WIB. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan lahan seluas satu hektar. Program ini digelar khusus untuk mendukung Program ASTA CITA Presiden Republik Indonesia.

Aksi di lapangan melibatkan sinergi kuat antara Forkopimcam Singingi Hilir, pemerintah desa, dan kelompok tani setempat. Camat Singingi Hilir, NS. Andhi Syamsul, hadir langsung memimpin jalannya kegiatan. Kehadiran pimpinan kecamatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendukung program nasional yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Di tempat yang sama, Polsek Singingi Hilir juga menegaskan dukungannya. Kapolsek Singingi Hilir, IPTU Alferdo Krisnata Kaban, S.H., diwakili oleh Bhabinkamtibmas Aipda Kosmerdi. “Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan. Kami juga mendorong masyarakat agar lebih produktif. Penanaman jagung pipil ini adalah langkah nyata mendukung ketahanan pangan,” ujar Aipda Kosmerdi menyampaikan pesan Kapolsek.

Sinergi TNI-Polri kian kokoh dengan hadirnya Serma Hasyim yang mewakili Danramil 09 Singingi. Kehadiran aparat ini diharapkan mampu menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendongkrak kesejahteraan warga. Pemerintah desa pun ambil bagian penuh. PJ. Kades Bukit Raya, Sriutami, turun langsung memastikan penanaman berjalan lancar.

Agar hasil panen maksimal, warga mendapat bimbingan teknis dari PPL Singingi Hilir, Siti Luti’ah. Ia memberikan arahan langsung mengenai tata cara penanaman jagung pipil yang baik. Sektor ekonomi desa juga ikut mengawal. Ketua KUD Bina Karya, Agus, bersama Direktur BUMDes Nuju Makmur, Arianto, S.T., turut hadir. Keduanya optimis program ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa yang menjanjikan.

Di lokasi, sebanyak 10 anggota kelompok tani tampak antusias. Semangat gotong royong terasa kental saat warga bahu-membahu menanam bibit di lahan yang telah disiapkan. Respon positif datang dari salah satu anggota kelompok tani yang hadir. Ia mengaku senang dengan adanya pendampingan langsung dari pemerintah dan aparat.

“Kami merasa diperhatikan. Dengan adanya bantuan dan arahan, kami jadi lebih yakin untuk bertani. Mudah-mudahan hasil panen nanti bisa membantu ekonomi keluarga,” ungkapnya optimis. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif tanpa kendala berarti. Ke depan, lahan satu hektar ini diharapkan menjadi percontohan bagi desa lain di Singingi Hilir. Targetnya, masyarakat makin termotivasi mengubah lahan tidur menjadi lahan produktif demi ketahanan pangan nasional.