Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mencatat aktivitas keberangkatan dan kedatangan penumpang yang stabil di tengah periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus. Hingga saat ini, tidak terlihat lonjakan arus perjalanan yang signifikan meskipun masyarakat memiliki waktu rehat selama empat hari hingga akhir pekan mendatang. Data otoritas bandara menunjukkan bahwa pergerakan orang dari dan menuju Provinsi Riau masih berada pada kurva normal harian, tanpa tekanan volume penumpang yang melampaui kapasitas reguler bandara.

Pgs General Manager Bandara Sultan Syarif Kasim II Yoko Harianto menjelaskan bahwa proyeksi jumlah penumpang pada hari pertama libur nasional ini diperkirakan mencapai 8.114 orang. Menurutnya, angka tersebut merupakan representasi rata-rata harian yang biasa terjadi pada hari-hari biasa di luar musim mudik atau libur besar keagamaan. “Lalu lintas udara di bandara masih dalam kategori normal. Hingga kini belum menunjukkan perubahan yang mencolok dibandingkan hari-hari sebelumnya,” ujar Yoko Harianto.

Stabilitas jumlah penumpang berimplikasi pada belum adanya kebutuhan tambahan armada dari pihak maskapai. Otoritas bandara juga belum menerima permintaan penerbangan tambahan (extra flight) untuk mengakomodasi potensi penumpukan calon penumpang. Frekuensi penerbangan masih sepenuhnya dilayani oleh jadwal reguler yang telah tersedia. Meski tren perjalanan cenderung landai, pihak pengelola bandara memastikan seluruh fasilitas layanan publik dan aspek keamanan tetap disiagakan secara optimal.

Kenyamanan pengguna jasa transportasi udara yang memanfaatkan momentum cuti bersama kali ini tetap dijamin oleh pihak pengelola bandara. Meskipun belum terjadi lonjakan arus perjalanan yang signifikan, semua fasilitas layanan publik dan aspek keamanan tetap disiagakan secara optimal. Hal ini dilakukan untuk menjamin kenyamanan pengguna jasa transportasi udara yang memanfaatkan momentum cuti bersama kali ini.