Sebanyak 50 warga di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terpaksa dievakuasi karena banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. “Kami terkejut dengan datangnya banjir bandang ini, dan kami langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman,” ujar Siti, salah seorang warga yang dievakuasi. Kejadian ini terjadi pada hari Minggu, 20 Februari 2022, sekitar pukul 14.00 WIB.

Banjir bandang tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa jam terakhir. Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, curah hujan yang tinggi membuat sungai di wilayah tersebut meluap dan menyebabkan banjir bandang. “Kami terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan darurat,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Bandung Barat.

Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, TNI, dan relawan setempat. Mereka menggunakan perahu karet untuk menyelamatkan warga yang terjebak banjir. “Kami berusaha semaksimal mungkin untuk membantu warga yang terdampak banjir bandang ini,” kata Dedi, salah seorang relawan yang turut dalam evakuasi.

Sejumlah fasilitas umum seperti jembatan dan jalan raya juga rusak akibat banjir bandang ini. Hal ini menyebabkan akses transportasi menuju Desa Mekar Jaya terputus sementara. “Kami berharap bantuan segera datang untuk membantu kami memperbaiki kerusakan ini,” ujar Budi, seorang tokoh masyarakat setempat.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat banjir bandang ini. Namun, kerugian materiil akibat banjir ini diperkirakan cukup besar. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menyalurkan bantuan logistik dan melakukan assessment untuk membantu warga yang terdampak banjir bandang.

Penduduk Desa Mekar Jaya pun berharap agar bantuan dari pemerintah dan relawan terus mengalir untuk membantu proses pemulihan pasca banjir bandang ini. “Kami berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan, semoga kami dapat segera pulih dari musibah ini,” ujar Siti, salah seorang warga yang dievakuasi.