Program unggulan “Dumai Berkhidmat” yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Dumai kembali mendapat pengakuan dengan menjadi lokasi studi lapangan bagi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I dan II Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri melalui BBPKA-PDN I Bukittinggi untuk memperkuat kapasitas aparatur dalam memahami praktik terbaik tata kelola pemerintahan.

Rombongan peserta PKA yang dipimpin oleh Sarjayadi disambut oleh Sekretaris Daerah Dumai, Fahmi Rizal. Sarjayadi menyebut Dumai dipilih sebagai lokasi studi lapangan karena berhasil menghadirkan inovasi pelayanan publik yang konkret dan berdampak. Para peserta PKA dibawa langsung ke lapangan untuk mengamati, mempelajari, dan mengadopsi praktik terbaik yang telah diterapkan di Dumai, guna diadaptasi di daerah masing-masing.

Fahmi Rizal menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dan menekankan bahwa kunjungan ini bukan hanya agenda formal, tetapi juga ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan antar aparatur dalam mendorong reformasi birokrasi. Sebanyak delapan perangkat daerah ditetapkan sebagai lokus studi, meliputi sektor pelayanan terpadu, kesehatan, pendidikan, kependudukan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Seluruh perangkat daerah diminta untuk terbuka dalam berbagi data, strategi, dan inovasi kepada peserta PKA. Melalui kegiatan ini, Pemko Dumai berharap pengalaman yang diperoleh peserta dapat menjadi referensi dalam membangun birokrasi yang lebih adaptif, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik di berbagai daerah di Indonesia.