Sebanyak 10 orang tewas akibat banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat (23/10) malam. Banjir bandang tersebut terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Ciberang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Ade Suryana, mengatakan bahwa korban tewas tersebut terdiri dari lima orang dewasa dan lima anak-anak. Mereka tertimbun material longsor dan terbawa arus banjir saat sedang berada di rumah masing-masing.
Banjir bandang tersebut juga mengakibatkan puluhan rumah rusak dan ratusan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Tim SAR gabungan terus melakukan evakuasi dan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan.
Menurut informasi dari BPBD Lebak, banjir bandang ini terjadi sekitar pukul 21.00 WIB dan merendam sejumlah desa di Kecamatan Lebak. Bantuan logistik dan evakuasi terus dilakukan untuk membantu korban yang terdampak bencana ini.
Warga setempat mengungkapkan bahwa banjir bandang ini merupakan yang terburuk yang pernah terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Mereka berharap agar pemerintah segera memberikan bantuan dan perhatian yang lebih serius terhadap kondisi ini.
Gubernur Banten, Wahidin Halim, langsung meninjau lokasi bencana dan memastikan bantuan akan segera disalurkan kepada korban. Ia juga meminta kepada seluruh instansi terkait untuk bekerja cepat dan tanggap dalam penanganan bencana ini.
Hingga saat ini, proses evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Cuaca di wilayah Lebak diprediksi akan cerah pada hari ini, sehingga diharapkan proses evakuasi dapat berjalan lancar.
BPBD Lebak juga telah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk menangani dampak banjir bandang ini. Mereka terus memantau perkembangan situasi dan siap memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Pemerintah daerah juga telah membentuk posko pengungsian dan posko kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada korban bencana. Seluruh elemen masyarakat diimbau untuk saling membantu dan bergotong royong dalam mengatasi dampak banjir bandang ini.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi dan penanganan korban banjir bandang di Kabupaten Lebak masih terus dilakukan. Pemerintah terus berupaya untuk memberikan bantuan dan perlindungan kepada warga yang terdampak bencana ini.