Pemerintah Provinsi Riau menekankan pentingnya integrasi pendidikan kependudukan bagi generasi muda sebagai fondasi pembangunan daerah. Hal ini dinilai krusial agar para siswa memiliki kesiapan mental dan perencanaan hidup yang matang dalam menghadapi dinamika sosial di masa depan. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Riau Syahrial Abdi saat membuka Gebyar dan Expo Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) Provinsi Riau Tahun 2026 di Mal SKA Pekanbaru, Selasa (21/4/2026).
Syahrial menyebutkan bahwa momentum ini menjadi sangat relevan karena bertepatan dengan peringatan Hari Kartini. “Semangat Kartini mengajarkan bahwa kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasinya. Melalui keluarga yang kuat dan pendidikan yang baik, akan lahir generasi yang unggul,” ujar Syahrial didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Riau.
Menurut Syahrial, program SSK bukan sekadar materi tambahan di sekolah, melainkan instrumen untuk mengubah pola pikir siswa agar lebih peduli terhadap isu kependudukan. Fokus utama dari program ini adalah memastikan peserta didik tidak hanya mengejar kecerdasan akademik, tetapi juga memiliki kesiapan dalam aspek perencanaan kehidupan.
Ia berharap kegiatan tahunan ini mampu mendorong sekolah-sekolah di Riau untuk terus berinovasi dalam mengimplementasikan praktik terbaik pendidikan kependudukan. Dengan demikian, sekolah benar-benar menjadi ruang edukasi yang aplikatif bagi siswa. “Yang kita bangun hari ini bukan sekadar program seremonial, melainkan masa depan Riau. Harus ada perubahan nyata dalam cara berpikir dan bersikap untuk menyiapkan generasi mendatang,” ucap Syahrial menambahkan.
Acara yang berlangsung di pusat perbelanjaan tersebut menampilkan berbagai hasil karya dan inovasi dari sekolah-sekolah peserta SSK di Riau. Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat luas mengenai pentingnya literasi kependudukan sejak dini.