Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) terus menguatkan langkah internasionalisasi melalui kunjungan ke Spanyol. Rektor UMRI, Saidul Amin, dan Ketua BPH UMRI, Muhammad Nazir, melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol, Muhammad Najib, di Kantor KBRI Madrid pada Jumat, 18 April 2026.
Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama pendidikan tinggi antara UMRI dan berbagai institusi internasional. Dubes RI memberikan dukungan terhadap langkah UMRI untuk memperluas jejaring global guna bersaing di tingkat dunia.
Dalam diskusi, Dubes RI menekankan pentingnya strategi komunikasi internasional yang efektif, pengelolaan informasi digital yang profesional, serta perencanaan kerja sama yang matang, termasuk kesiapan administratif sebelum menjalin kemitraan luar negeri.
Dubes RI juga mengajak UMRI untuk belajar dari pengalaman perguruan tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang telah menjalin kolaborasi akademik dengan institusi di Spanyol, termasuk dalam bidang kesehatan dan riset.
Selain itu, Dubes RI merencanakan kunjungan ke Riau pada bulan Oktober mendatang untuk memberikan kuliah umum di UMRI dan membuka peluang kolaborasi akademik dengan menghadirkan akademisi Spanyol ke Indonesia.
Rektor UMRI mengapresiasi dukungan tersebut dan menegaskan komitmen kampus dalam memperluas kerja sama internasional, termasuk program pertukaran mahasiswa dan dosen serta penguatan jaringan akademik global.
Ketua BPH UMRI juga sedang menjajaki kerja sama dengan universitas di Granada sebagai bagian dari penguatan jejaring pendidikan internasional.
Kunjungan ini merupakan langkah strategis UMRI dalam memperluas kolaborasi global dan meningkatkan kualitas pendidikan melalui kemitraan internasional yang berkelanjutan.