Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Saefullah, menyatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan sebanyak 215.000 dosis vaksin AstraZeneca untuk tahap pertama vaksinasi massal di Jakarta. Vaksinasi massal ini akan dilakukan mulai Senin, 17 Mei 2021, dan akan menyasar masyarakat yang berusia di atas 18 tahun.
“Kita akan melakukan vaksinasi massal dengan sasaran masyarakat berusia di atas 18 tahun. Target kita adalah sebanyak 215.000 dosis vaksin AstraZeneca untuk tahap pertama ini,” kata Saefullah saat konferensi pers yang dilaksanakan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (14/5).
Vaksinasi massal ini akan dilakukan di 20 pusat vaksinasi yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Masyarakat yang ingin divaksin diharapkan mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi JAKI atau melalui website resmi Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
“Kita telah menyiapkan 20 pusat vaksinasi yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Masyarakat yang ingin divaksin diharapkan mendaftar terlebih dahulu melalui aplikasi JAKI atau website resmi Dinkes DKI Jakarta,” jelas Saefullah.
Vaksinasi massal ini dilakukan sebagai upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mempercepat program vaksinasi di tengah pandemi COVID-19. Saefullah juga menegaskan bahwa vaksinasi massal ini gratis dan tidak dipungut biaya.
“Vaksinasi massal ini merupakan upaya kita untuk mempercepat program vaksinasi di Jakarta. Dan yang perlu diingat, vaksinasi massal ini gratis dan tidak dipungut biaya,” tambah Saefullah.
Selain itu, Saefullah juga mengimbau kepada masyarakat Jakarta untuk tidak takut divaksin. Menurutnya, vaksinasi adalah salah satu langkah penting untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat dari COVID-19.
“Kepada masyarakat Jakarta, saya imbau untuk tidak takut divaksin. Vaksinasi adalah langkah penting dalam melindungi diri dan orang-orang terdekat dari COVID-19. Mari bersama-sama kita lawan pandemi ini dengan vaksinasi,” tutup Saefullah.